Cara Mengobati Jerawat

Cara Mengobati Jerawat –┬áTerdapat beberapa pilihan obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Namun pilihlah yang sesuai dan efektif untuk kondisi jerawat Anda.

Cara Mengobati Jerawat

Cara Mengobati JerawatJerawat adalah suatu kondisi kulit yang biasa ditemukan pada usia remaja maupun dewasa, namun terkadang timbulnya jerawat bisa ringan dan kadang berat sampai menimbulkan bekas. Untuk kasus jerawat yang ringan biasanya cukup dengan mengoleskan obat atau krim yang dijual bebas dengan ijin BPOM. Namun untuk kasus jerawat yang parah, perlu mengkonsultasikan dengan ahli dermatologi yang dapat memberikan resep obat yang tepat.

Obat yang diberikan biasanya bergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat.

Pengobatan untuk penyembuhan jerawat, ditinjau dari penggunaan obat, tidak terbatas hanya menggunakan satu jenis obat, namun bisa lebih. Masing masing obat memiliki fungsi dan tugas yang berbeda. Sebagai contoh mungkin obat yang satu bertugas untuk menghilangkan sel kulit mati dan minyak yang menyumbat pori pori kulit yang menyebabkan timbulnya jerawat, sedangkan obat lain berfungsi untuk mengobati jerawat yang sudah parah, dan obat lainnya mungkin berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes, yang merupakan penyebab pertumbuhan jerawat yang berlebih.

Dokter kulit akan menganalisa kondisi kulit serta hal hal lain yang menjadi penyebab timbulnya jerawat, kemudian memberikan saran penggunaan obat sesuai dengan kondisi tersebut.

Berikut beberapa obat yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan jerawat :

Retinoid

Merupakan obat berbahan kimia yang kandungan utamanya adalah vitamin A. Obat ini cukup efektif untuk menghilangkan komedo,inflamasi dan jerawat yang mengganggu.

Retinoid bekerja dengan mengeluarkan sel sel kulit yang mati yang menyebabkan pori pori kulit tersumbat.
Obat jenis ini termasuk Differin (adapalene), yang efektif untuk kulit sensitif, Retin A dan Renova (tretinoin), cocok untuk semua pasien; dan Tazorac (tazarotene), efektif untuk kasus yang parah. ”

Biasanya penggunaan pertama kali dapat menyebabkan iritasi kulit sampai dengan kurang lebih dua minggu.

Untuk Komedo dan jerawat inflamasi dapat diobati dengan retinoid. Sedangkan untuk jenis jerawat batu membutuhkan obat yang lebih kuat, seperti isotretinoin (Sotret, Claravis, Amnesteem, Accutane). Obat ini memiliki efek samping yang cukup serius seperti cacat lahir, kejang dan stroke. Karena itu penting bagi Anda untuk mengkonsultasikan penggunaan obat ini kepada Dokter kulit Anda.

Benzoil peroksida.

Benzoil Peroksida merupakan jenis obat antibakteri. Cara kerja dari obat ini adalah memerangi bakteri yang menyebabkan munculnya jerawat.

Obat Benzoil peroksida dapat mengering. Salah satu kekurangan obat ini adalah dapat membuat rambut dan kain menjadi putih saat terkena Benzoil Peroksida.

Antibiotik.

Antibiotik biasanya berbentuk krim yang penggunaanya dengan dibalurkan ke kulit. Obat ini melawan bakteri yang menyebabkan jerawat. Namun ada juga dokter yang memberikan resep jenis antibiotik yang penggunaannya dengan diminum. Antibiotik oral yang diresepkan untuk jerawat seperti :

  • Tetracycline, doksisiklin, atau minocycline
  • Eritromisin

Antibiotik yang digunakan diluar tubuh seperti:

  • Asam Azelaic
  • Clindamycin
  • Eritromisin
  • Sodium sulfacetamide
  • Pil KB: Obat kontrasepsi oral dapat membantu mengatur hormon yang mungkin merupakan penyebab tumbuhnya jerawat.

Banyak Dokter kulit merekomendasikan lebih dari satu jenis obat, contohnya seperti menggunakan antibiotik diluar tubuh dipadukan dengan obat retinoid, dan lain sebagainya. Konsultasikan dengan Dokter jika perawatan yang dilakukan tidak memberikan hasil yang sesuai dengan keinginan.

 


Terima kasih sudah membaca artikel

Cara Mengobati Jerawat

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply